Pengembangan Learning Space (Ruang Belajar) Tradisional, Online, dan Blended Fase Analisis dalam Pengembangan Produk, Alat, dan Sistem Pembelajaran
Kata Kunci:
Pembelajaran Konvensional, Online, BlendedAbstrak
Tujuan Penelitian ini adalah memberikan informasi terkait pengembangan learning space (ruang belajar) tradisional, online, dan blended learning. Adapun Metodologi yang digunakan adalah kajian pustaka dengan merujuk dari beberap referensi yang terkait dan dideskripsikan secara kualititaif. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang pendidikan. Ketersediaan informasi di dunia maya memeberikan ruang yang lebih luas bagi guru dan siswa untuk memperoleh informasi tanpa batasan. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran dari ide dasar pendidikan tradisional menjadi ide pembelajaran tradisional yaitu pembelajaran melalui kegiatan tatap muka di dalam kelas. Metode tradisional tidak efektif dan cenderung diadopsi secara turun temurun. Selain itu, sistem penjadwalan online lebih nyaman, efisien dan bermanfaat bagi guru dan siswa. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan tetapi tidak dibangun. Dalam kasus blended learning, sistem yang menggabungkan pengajaran tradisional tatap muka dengan konsumsi media online disebut sebagai “blended learning”. Model ini memaksimalkan integrasi komunikasi Lisan Tatap Muka dengan bold communication dalam implementasi model. Dibandingkan dengan metode lain khususnya metode pembelajaran langsung, metode pembelajaran ini dapat lebih mencerminkan perbedaan motivasi belajar, minat dan hasil belajar siswa, menjadikan metode blended learning menjadi tren dan diakui oleh universitas kelas dunia.
Belajar sambil jalan membantu siswa beradaptasi dengan gaya belajar masing-masing. Siswa dengan metode pembelajaran audio visual tidak hanya dapat belajar secara tatap muka dengan guru di kelas, tetapi juga memperoleh pengetahuan secara online melalui internet atau berkomunikasi dengan guru di luar kelas. Dengan blended learning, guru dapat menyesuaikan pengajaran dengan gaya belajar masing-masing siswa, mempersiapkan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi.
